Jember – Seputar Jagat News, 25 September 2026. Pertumbuhan ekonomi di wilayah OJK Jember mengatakan keterlambatan pada kuartal kedua 2026. Dari lima Kabupaten, hanya Bondowoso yang mencatat kenaikan pertumbuhan ekonomi dibandingkan kuartal sebelumnya.
Kepala OJK Jember Aris Budiman mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada kuartal kedua 2026 mencapai 5,72 persen, turun dari 5,96 persen pada kuartal pertama. Secara nasional, pertumbuhan ekonomi juga melambat dari 5,61 persen menjadi 5,29 persen, “ujarnya.
Dari lima Kabupaten yang menjadi wilayah kerja OJK Jember, yakni Jember, Banyuwangi, Bondowoso, justru mengalami kenaikan pertumbuhan ekonomi dari 5,42 persen menjadi 5,83 persen.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Jember turun cukup signifikan dari 6,25 persen pada kuartal pertama menjadi 5,90 persen pada kuartal kedua. Banyuwangi juga turun dari 6,14 persen menjadi 6,09 persen, namun masih mencatat perkembangan tertinggi di antara lima Kabupaten tersebut.
Lumajang mengalami penurunan dari 5,39 persen menjadi 5,68 persen. Sedangkan Situbondo menjadi daerah dengan pertumbuhan terendah, yakni turun dari 5,50 persen menjadi 5,24 persen.
OJK berharap sejumlah program pada kuartal ketiga dapat kembali mendorong pertumbuhan ekonomi Situbondo.
Untuk Jember, Aris menyebut masih ada peluang pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga. Sejumlah agenda ekonomi dan kegiatan besar, termasuk Jember Fashion Carnival dan kegiatan lainnya, berlangsung pada periode tersebut dan diharapkan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, “katanya.
Lebih lanjut Aris mengatakan, struktur ekonomi di wilayah OJK Jember serta umum masih ditopang sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Selanjutnya terdapat industri pengolahan, perdagangan, konsumsi, serta informasi dan komunikasi.
Sementara Banyuwangi memiliki karakteristik berbeda, dengan sektor perdagangan berada di posisi kedua setelah pertanian. Bondowoso didorong melalui pengembangan komoditas kopi, Lumajang melalui sektor pariwisata, sedangkan Situbondo melalui potensi pariwisata dan perikanan, khususnya kawasan Pasir Putih. (Dang)
