Wali Kota Sukabumi Tinjau Langsung Hasil Terapi Stem Cell di RSUD R. Syamsudin, SH, Pasien Nyeri Lutut Kini Mampu Berjalan Mandiri

Screenshot 2026 05 23 082711

SUKABUMISeputar Jagat News. Perkembangan layanan kesehatan berbasis terapi regeneratif di Kota Sukabumi kembali mendapat perhatian publik. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki meninjau langsung kondisi salah satu pasien terapi regeneratif di RSUD R. Syamsudin, S.H. atau RSUD Bunut yang menunjukkan perkembangan signifikan setelah menjalani pengobatan stem cell.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Sukabumi didampingi Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H., H. Yanyan Rusyadi, SE., M.Kes. Keduanya turut mengantar sekaligus memantau langsung perkembangan pasien bernama Pak Yuri yang sebelumnya mengalami gangguan nyeri sendi lutut kronis hingga harus menggunakan tongkat sebagai alat bantu berjalan.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan mengantar dan meninjau langsung perkembangan Pak Yuri, salah satu pasien yang menjalani perawatan di Pusat Terapi Regeneratif RSUD R. Syamsudin, S.H.,” ujar Ayep Zaki kepada awak media.

Berdasarkan informasi dari tim medis, Pak Yuri menjalani terapi suntikan stem cell berupa Secretome dan Hyaluronat dengan total 98 juta sel punca. Terapi tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan regenerative medicine yang kini mulai diperkuat di RSUD milik Pemerintah Kota Sukabumi tersebut.

Hasil terapi dinilai cukup menggembirakan. Jika sebelumnya pasien mengalami keterbatasan mobilitas akibat nyeri lutut berat, kini kondisi pasien berangsur membaik dan sudah mampu berjalan secara mandiri tanpa menggunakan alat bantu.

“Perkembangannya luar biasa. Hari ini beliau sudah bisa melangkah dengan mandiri, tampak sehat dan lebih bugar,” ungkap Ayep.

Keberhasilan terapi tersebut sekaligus menjadi gambaran transformasi layanan kesehatan di RSUD R. Syamsudin, SH (Bunut) yang mulai mengarah pada pengobatan modern berbasis presisi dan regeneratif. Selain memperkuat fasilitas layanan, rumah sakit juga terus membuka peluang kolaborasi riset dan pengembangan teknologi medis guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H., H. Yanyan Rusyadi menegaskan bahwa pengembangan terapi regeneratif dilakukan sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu kedokteran modern.

“Rumah sakit daerah harus mampu berkembang dan menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih maju, aman, dan terukur,” ujarnya.

Pemerintah Kota Sukabumi berharap inovasi layanan kesehatan tersebut dapat memberikan akses pengobatan berkualitas bagi masyarakat tanpa harus dirujuk ke luar daerah. Kehadiran pusat terapi regeneratif di RSUD Bunut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya saing layanan kesehatan daerah di tengah perkembangan teknologi medis global.

Di akhir kunjungannya, Wali Kota Sukabumi memberikan semangat kepada pasien agar terus menjaga kondisi kesehatan dan menjalani proses pemulihan secara optimal.

“Semoga Pak Yuri semakin sehat dan aktivitasnya kembali normal,” pungkasnya. (Sukma)

4 / 100 SEO Score

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *