Kota Sukabumi — Seputar Jagat News. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menerima kunjungan Wali Kota Banjar H. Darsono di Rumah Dinas Wali Kota Sukabumi, Sabtu (13/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka melihat secara langsung inovasi layanan kesehatan unggulan yang dikembangkan Pemerintah Kota Sukabumi di RSUD R. Syamsudin, S.H., yaitu layanan terapi stem cell.
Dalam agenda tersebut, Wali Kota Banjar meninjau langsung perkembangan layanan terapi stem cell yang kini menjadi salah satu terobosan mutakhir di bidang kesehatan. Inovasi ini dikembangkan oleh RSUD R. Syamsudin, S.H. bekerja sama dengan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia untuk menghadirkan layanan medis yang inovatif dan komprehensif bagi masyarakat.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menjelaskan bahwa perkembangan dunia kedokteran saat ini bergerak menuju pendekatan pengobatan yang lebih presisi dan regeneratif. Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan sel punca atau stem cells dalam penanganan berbagai penyakit.
Menurutnya, stem cells merupakan sel unik dalam tubuh manusia yang memiliki kemampuan memperbarui diri serta berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel spesifik lainnya. Sel ini berfungsi sebagai sistem perbaikan alami yang membantu menggantikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.
“RSUD R. Syamsudin, S.H., bekerja sama dengan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia, kini menghadirkan layanan unggulan ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan terapi medis yang inovatif dan komprehensif,” ujar Ayep Zaki.
Ia menambahkan, jenis sel yang digunakan dalam layanan tersebut adalah Mesenchymal Stem Cells (MSCs) yang memiliki kemampuan menghasilkan growth factor serta sitokin antiinflamasi. Kemampuan ini dinilai dapat membantu mempercepat regenerasi jaringan tubuh yang mengalami gangguan fungsi.
Layanan terapi stem cell di RSUD R. Syamsudin, S.H. juga telah didukung proses produksi yang memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) serta memperoleh status halal berdasarkan Forum Bahtsul Masail.
Lebih lanjut, Wali Kota Sukabumi menyebutkan bahwa terapi stem cell memiliki potensi besar dalam membantu penanganan berbagai penyakit kronis, seperti diabetes, gagal ginjal, penyakit autoimun, stroke, autisme, hingga peredaan inflamasi akut maupun kronis.
Sementara itu, Wali Kota Banjar H. Darsono menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi layanan kesehatan yang dikembangkan di Kota Sukabumi. Menurutnya, terobosan tersebut layak menjadi contoh bagi daerah lain.
“Inovasi di Kota Sukabumi yang dijalankan oleh RSUD R. Syamsudin, S.H. memang patut diduplikasi. Ini adalah hal penting dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Darsono.
Melalui kunjungan ini, kedua daerah diharapkan semakin memperkuat hubungan kerja sama, khususnya dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
