Menakar Capaian dan Tantangan FORBUMI Kabupaten Sukabumi 2024–2026: Komitmen Pemenuhan Hak Anak yang Berkelanjutan

WhatsApp Image 2026 07 16 at 12.25.24

SukabumiSeputar Jagat News. Menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan Forum Anak Kabupaten Sukabumi (FORBUMI) atau Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Sukabumi periode 2024–2026, jajaran pengurus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai program, capaian, serta tantangan yang dihadapi selama dua tahun terakhir. Evaluasi tersebut disampaikan dalam wawancara eksklusif bersama Wakil Ketua I FORBUMI Periode 2024–2026, Syarief Dewangga Arfianto Alqadri, yang memaparkan sejumlah keberhasilan organisasi sekaligus menjadi bahan refleksi bagi kepengurusan selanjutnya.

Selama masa kepengurusan 2024–2026, FORBUMI memfokuskan berbagai program pada penguatan peran anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) serta peningkatan Partisipasi Anak dalam Perencanaan Pembangunan (PAPP). Fokus tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan keterlibatan anak dalam pembangunan daerah sekaligus memperkuat perlindungan terhadap hak-hak anak di Kabupaten Sukabumi.

Syarief Dewangga mengungkapkan bahwa mayoritas target program kerja yang telah disusun sejak awal kepengurusan berhasil direalisasikan sesuai rencana. Berbagai program strategis, mulai dari edukasi pencegahan pernikahan dini, kampanye anti-bullying, hingga penguatan kapasitas Forum Anak di tingkat kecamatan, dapat terlaksana berkat kerja sama seluruh pengurus serta dukungan dari dinas terkait.

Keberhasilan tersebut juga tercermin dari meningkatnya capaian pada lima kluster pemenuhan hak anak. FORBUMI dinilai berhasil mendorong implementasi program yang lebih terukur, terutama pada kluster partisipasi, sipil dan kebebasan, serta perlindungan khusus. Sinergi antara pengurus FORBUMI Kabupaten Sukabumi dengan Forum Anak tingkat kecamatan pun semakin kuat, yang dibuktikan melalui meningkatnya keterlibatan aktif perwakilan anak dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di berbagai tingkatan wilayah di Kabupaten Sukabumi.

“Alhamdulilah kami bersyukur dengan adanya dorongan dan dukungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sukabumi program-program kerja kita dapat berjalan dengan hasil yang memuaskan, termasuk eksistensi Anak Daerah, yang mulai dilibatkan dalam perencanaan program Pembangunan Kabupaten Sukabumi,” ujar Dewangga.

Di balik berbagai capaian tersebut, Syarief mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi selama menjalankan roda organisasi. Menurutnya, hambatan terbesar berasal dari luasnya wilayah geografis Kabupaten Sukabumi yang berdampak pada proses koordinasi dan pemerataan pelaksanaan program hingga ke wilayah pelosok.

Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis yang luas membuat koordinasi secara tatap muka membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit. Selain itu, para pengurus juga dituntut mampu membagi waktu antara tanggung jawab sebagai pelajar dengan amanah yang diemban di dalam organisasi.

Menjelang berakhirnya masa kepengurusan, Syarief Dewangga turut menyampaikan pesan kepada para pengurus dan penanggung jawab kluster yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan FORBUMI pada periode berikutnya. Ia berharap kepengurusan baru terus menjaga semangat dalam memperjuangkan hak-hak anak serta menjadi wadah bagi suara anak-anak yang belum tersampaikan.

Ia juga berpesan agar seluruh program yang telah berjalan dengan baik dapat dipertahankan, sekaligus melakukan pembenahan terhadap sistem koordinasi agar semakin adaptif terhadap kondisi wilayah Kabupaten Sukabumi yang luas.

Khusus pada tingkat kluster, Syarief mendorong optimalisasi peran masing-masing kluster melalui pemanfaatan teknologi digital dengan sistem koordinasi hybrid. Langkah tersebut dinilai mampu memangkas jarak koordinasi sekaligus memastikan tidak ada anak di wilayah pelosok Kabupaten Sukabumi yang tertinggal dalam memperoleh manfaat dari program pemenuhan hak anak.

Melalui evaluasi di penghujung masa bakti ini, FORBUMI Kabupaten Sukabumi periode 2024–2026 berharap berbagai fondasi yang telah dibangun selama dua tahun terakhir dapat menjadi pijakan bagi kepengurusan berikutnya untuk menghadirkan Forum Anak Kabupaten Sukabumi yang semakin progresif dalam memperjuangkan pemenuhan hak anak di daerah.

(Haddy Cader)

9 / 100 SEO Score

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *