Bus Tabrak Mobil Pick-up di Situbondo: 2 Orang Tewas, 1 Kritis

WhatsApp Image 2026 11 02 at 13.41.16

Jember – Seputar Jagat News, 2 November 2026. Kecelakaan maut yang melibatkan bus bernomor polisi AG 7195 UA dan mobil pick-up Daihatsu Grand Max berpelat P 8051 EE, terjadi di jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2026). Insiden tragis ini terjadi di jalan raya Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo.

Akibat tabrakan hebat pada KM 162.800 dari Kota Surabaya tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang lainnya dalam keadaan kritis.

Korban tewas pertama adalah seorang pejalan kaki bernama Misnari (79), warga Desa Demung, Kecamatan Besuki. Ia mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian dengan cedera parah patah tulang bahu kiri dan luka lecet di betisnya.

Sementara itu, seorang penumpang mobil pick-up yang belum diketahui identitasnya mengalami luka robek di bagian kepala atas dan dahi. Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Besuki Situbondo.

Benturan keras tersebut membuat bagian depan mobil pick-up ringsek. Di sisi lain, bus yang dikemudikan oleh Misranto (62), warga Kota Kediri, langsung terperosok masuk area persawahan di sekitar lokasi kejadian.

WhatsApp Image 2026 11 02 at 13.41.16 1

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat bus melaju dari arah timur menuju ke barat. Saat melintas di lokasi kejadian, Misnari selaku pejalan kaki tengah menyeberang jalan dari arah selatan menuju utara.

Bus yang melintas mencoba menghindari penyeberang tersebut. Nahas, pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan, mobil pick-up yang dikemudikan Abdurahim datang dengan kecepatan sedang. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng kedua kendaraan beda jenis ini pun tidak dapat dihindarkan.

“Saya dan warga sekitar tidak tahu pasti kronologinya. Yang pasti, suara benturan sangat keras hingga terdengar sampai radius ratusan meter,” ujar Baihaki, salah seorang pemotor di lokasi kejadian, Minggu (1/11/2026).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Rudi, membenarkan adanya insiden kecelakaan maut tersebut. Selain merenggut dua korban jiwa, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar.

“Berdasarkan keterangan awal dari sopir bus, sebelum bertabrakan dengan mobil pick-up dari arah berlawanan, ia mengaku berusaha menghindari pejalan kaki yang menyeberang jalan,” pungkasnya.

(Dang)

10 / 100 SEO Score

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *