SPPG Bantargadung 2 Soroti Munculnya Keluhan MBG di Salah Satu Sekolah, Minta Orang Tua dan Sekolah Utamakan Komunikasi

WhatsApp Image 2026 06 09 at 05.15.50

Bantargadung – Seputar Jagat News. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG Bantargadung 2 Yayasan Alam Hayati Jumantara kembali menjadi perhatian setelah munculnya sorotan terkait makanan yang dinilai tidak sesuai standar di salah satu sekolah penerima manfaat.

Menanggapi hal tersebut, pihak SPPG Bantargadung 2 menyatakan bahwa selama hampir lima bulan pelaksanaan pendistribusian MBG di wilayah Desa Bantargebang, Kecamatan Bantargadung, dan Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, program berjalan tanpa kendala yang berarti.

Pihak SPPG juga menegaskan bahwa sejak awal telah memberikan imbauan dan penjelasan kepada seluruh sekolah penerima manfaat yang tergabung dalam grup koordinasi SPPG Bantargadung 2 terkait mekanisme penyampaian keluhan maupun masukan.

Menurut Humas SPPG Bantargadung 2, Teteng Johari, apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program, baik yang disampaikan oleh pihak sekolah maupun orang tua murid, seharusnya dapat langsung dikomunikasikan melalui grup SPPG atau melalui jalur komunikasi yang telah disediakan.

“Kami sudah menghimbau dan menjelaskan kepada semua pihak sekolah yang tergabung di grup SPPG Bantargadung 2. Jika ada kekurangan, baik dari pihak sekolah maupun orang tua murid, bisa langsung menghubungi atau menyampaikan ke grup SPPG,” ujar Teteng Johari.

Makanan yang Disalurkan Disebut Sama dengan Sekolah Lain

Teteng Johari menjelaskan bahwa makanan yang disalurkan ke sekolah Aljajuliah tidak berbeda dengan makanan yang didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima MBG lainnya di wilayah layanan SPPG Bantargadung 2.

Namun demikian, menurutnya, sekolah-sekolah lain tidak pernah menyampaikan keluhan melalui unggahan atau postingan yang dinilai kurang jelas.

Ia mengatakan bahwa selama ini apabila ditemukan kekurangan dalam pelaksanaan program, pihak sekolah lain lebih memilih berkoordinasi langsung dengan SPPG sehingga permasalahan yang ada dapat segera diperbaiki.

“Di sekolah lain jika ada kekurangan selalu berkoordinasi langsung dengan pihak SPPG supaya bisa diperbaiki. Kami berharap orang tua murid yang menerima Makan Bergizi Gratis apabila ada kekurangan agar menyampaikan terlebih dahulu kepada pihak sekolah,” katanya.

Pihak sekolah, lanjut Teteng, kemudian dapat meneruskan informasi tersebut kepada SPPG agar dilakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pelayanan yang diberikan.

“Nanti dari pihak sekolah yang menginformasikan kepada pihak SPPG supaya bisa lebih baik, daripada dipostingkan yang tidak jelas,” tambahnya.

SPPG Siap Bertanggung Jawab Jika Ada Kekurangan

Dalam keterangannya, SPPG Bantargadung 2 Yayasan Alam Hayati Jumantara juga menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab apabila ditemukan kekurangan dalam pendistribusian maupun penyediaan Makan Bergizi Gratis.

Pihak yayasan menyatakan siap memenuhi dan mengganti kekurangan yang terjadi sepanjang terdapat komunikasi dan laporan yang disampaikan secara langsung oleh pihak sekolah maupun orang tua siswa kepada SPPG Bantargadung 2.

Menurut pihak SPPG, komunikasi yang baik antara penyelenggara program, sekolah, dan orang tua murid menjadi langkah penting agar setiap kendala yang muncul dapat segera ditindaklanjuti dan diperbaiki.

Dengan demikian, kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan selama beberapa bulan di wilayah Bantargadung dan Warungkiara dapat terus ditingkatkan demi memberikan manfaat yang optimal bagi para siswa penerima program.

(H. Setiawan)

10 / 100 SEO Score

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *