Wali Kota Sukabumi Temui Menkes, Bahas Pengembangan RSUD R. Syamsudin dan Fasilitas Kesehatan Daerah

WhatsApp Image 2025 09 30 at 19.44.21 a43361db

Sukabumi – Seputar Jagat News. Upaya peningkatan pelayanan dan infrastruktur kesehatan di Kota Sukabumi terus digencarkan. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) di Jakarta pada Selasa (30/9/2025). Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemkot Sukabumi diterima langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

“Alhamdulillah, saya dan rombongan diterima langsung oleh Pak Menteri Kesehatan. Kami membahas berbagai langkah strategis yang tengah dilakukan Pemkot Sukabumi dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan di kota kami,” ujar Ayep Zaki usai pertemuan, didampingi Ketua Dewan Pengawas RSUD R. Syamsudin SH, Ubaydillah, seperti dikutip dari Radar Sukabumi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ayep memaparkan sejumlah hal penting terkait kondisi terkini RSUD R. Syamsudin SH, rumah sakit utama milik Pemerintah Kota Sukabumi. Saat ini, fasilitas tersebut memiliki 555 unit tempat tidur pasien, dengan 80 persen layanan sudah menerapkan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sesuai kebijakan nasional.

Selain itu, Ayep mengungkapkan kebutuhan pengembangan sejumlah layanan penting di RSUD, seperti penambahan peralatan medis untuk layanan jantung, kanker, KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), kamar bedah, serta hemodialisa. Ia juga menyoroti rencana peningkatan status RSUD Al Mulk dari kelas D menjadi kelas C, serta pengembangan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Sukabumi agar dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Kementerian Kesehatan saat ini berfokus pada upaya menjaga masyarakat agar tetap sehat melalui penerapan pola hidup sehat, olahraga teratur, dan pemeriksaan kesehatan berkala (screening).

Terkait dengan usulan bantuan pendanaan, Budi menjelaskan bahwa Kemenkes telah memiliki kebijakan pendanaan untuk layanan prioritas, yang akan ditindaklanjuti secara teknis oleh direktorat terkait. Namun, ia juga menegaskan bahwa beberapa usulan Pemkot Sukabumi akan disesuaikan dengan program yang tengah berjalan di Kementerian.

“Untuk pengembangan RSUD Al Mulk, kebijakan kami saat ini adalah satu kabupaten/kota, satu pengembangan rumah sakit, jadi belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Namun, untuk Labkesda, kami akan bantu melalui penyediaan peralatan dan pengajuan kebutuhan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Puskesmas,” jelas Budi.

Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati bahwa perlu dilakukan pemutakhiran usulan program oleh Bappeda dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi agar dapat menjadi bahan tindak lanjut pembahasan teknis antara Pemkot Sukabumi dan Kementerian Kesehatan.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat realisasi peningkatan fasilitas kesehatan di Sukabumi, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat. (MP)

4 / 100 SEO Score

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *