Tanah Bergeser di Kampung Cijambe Bantargadung, 90 Rumah Roboh dan Ratusan Warga Mengungsi

WhatsApp Image 2026 03 11 at 04.24.01

BANTARGADUNG – Seputar Jagat News. Selasa, 10 Maret 2026. Bencana penggeseran tanah terjadi di Kampung Cijambe, RT 05/RW 04, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pada 22 Februari 2026 dan menyebabkan puluhan rumah warga roboh.

Berdasarkan data yang dihimpun, penggeseran tanah tersebut mengakibatkan sekitar 90 rumah milik warga mengalami kerusakan dan roboh. Bencana ini juga berdampak pada 112 kepala keluarga dengan total sekitar 320 jiwa. Meski menimbulkan kerusakan cukup besar, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Setelah peristiwa terjadi, para korban bencana langsung dievakuasi oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ke lokasi yang lebih aman. Untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan, para warga kemudian ditempatkan di tenda darurat yang didirikan di depan SDN Bantargadung 1.

Pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi dan pusat turut mengambil langkah penanganan dengan mengamankan para pengungsi serta mencarikan tempat tinggal yang lebih aman. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan rumah kontrakan bagi warga terdampak sebagai tempat tinggal sementara sebelum adanya penanganan lanjutan.

Kepala Desa Bantargadung, Uus Amrullah, menjelaskan kepada awak media Seputar Jagat News bahwa warga yang terdampak bencana di Kampung Cijambe telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman dari titik kejadian.

“Bencana yang berlokasi di Kampung Cijambe RT 05/RW 04 Desa Bantargadung sudah dievakuasi dan diamankan ke tempat yang lebih aman dari lokasi kejadian. Alhamdulillah, sewaktu kejadian tidak ada korban jiwa,” ujar Uus Amrullah.

Ia menambahkan bahwa untuk langkah penanganan selanjutnya saat ini masih menunggu kebijakan dari pemerintah terkait.

Sementara itu, di lokasi pengungsian, berbagai kebutuhan dasar bagi para korban bencana seperti makanan, minuman, serta fasilitas lainnya telah disiapkan oleh pemerintah. Para pengungsi juga sempat mendapat kunjungan dari Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, yang datang untuk memberikan arahan dan dukungan moril kepada warga terdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan tawakal menghadapi musibah yang terjadi. Ia juga berharap berbagai fasilitas bagi para korban bencana dapat segera direalisasikan.

“Supaya para warga sabar dan tawakal ketika mendapatkan cobaan ini. Ke depannya mudah-mudahan fasilitas bagi para korban bencana dapat segera difasilitasi secepatnya,” ujar H. Asep Japar selaku Bupati Kabupaten Sukabumi.

Untuk sementara waktu, kondisi di lokasi pengungsian dilaporkan masih dalam keadaan aman dan kondusif.

(H. Setiawan)

10 / 100 SEO Score

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *