CICANTAYAN, SUKABUMI – Seputar Jagat News. Desa Cijalingan yang terletak di Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, kini tengah bersolek. Dikenal sebagai wilayah yang memiliki tanah subur dan masyarakat yang kreatif, desa ini perlahan tapi pasti mulai memantapkan posisinya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi di tingkat desa melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Salah satu tonggak keberhasilan ekonomi Desa Cijalingan baru-baru ini ditandai dengan suksesnya budidaya bawang merah yang dikelola langsung oleh BUMDes Cijalingan. Dalam panen perdana yang dilakukan di atas lahan yang dikelola secara profesional, desa ini berhasil mencatatkan hasil yang sangat positif, yakni mencapai 2,5 ton bawang merah berkualitas.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang terorganisir dan dukungan infrastruktur yang memadai, komoditas hortikultura bisa menjadi sumber pendapatan asli desa (PADes) yang signifikan. Tidak hanya soal hasil panen, proyek ini juga menjadi simbol kemandirian pangan dan ekonomi warga Cijalingan.
Selain di sektor agraris, Desa Cijalingan juga memiliki identitas kuat sebagai sentra industri sandal rumahan. Puluhan tahun lamanya, keahlian membuat alas kaki telah diwariskan secara turun-temurun, menjadikan industri ini sebagai penggerak utama ekonomi warga di tingkat rumah tangga.

Produk sandal asal Cijalingan dikenal memiliki kualitas yang mampu bersaing, dengan jangkauan pasar yang terus meluas. Kehadiran industri kreatif ini bukan sekadar bisnis, melainkan identitas desa yang mendukung penyerapan tenaga kerja lokal dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Potensi alam Cijalingan tidak berhenti pada bawang merah. Desa ini merupakan bagian strategis dari kawasan Agrowisata “Pusaka Cinta” yang dikembangkan di Kecamatan Cicantayan. Sebagai wilayah penyokong produk manggis unggulan Sukabumi, Cijalingan menawarkan perpaduan antara wisata alam dan pengalaman pertanian yang edukatif.
Para wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini tidak hanya disuguhi pemandangan asri, tetapi juga dapat melihat langsung bagaimana integrasi antara lahan pertanian produktif dengan konsep wisata yang berkelanjutan.
Pertumbuhan ekonomi di Desa Cijalingan juga didorong oleh perbaikan infrastruktur yang masif. Pemerintah daerah dan desa terus bersinergi melakukan perbaikan akses jalan, seperti yang terlihat menuju area pemukiman di Kampung Cibalung. Akses jalan yang mulus menjadi kunci utama dalam distribusi hasil pertanian dan produk UMKM menuju pasar yang lebih luas.
“Kami berkomitmen untuk terus menggali potensi yang ada. Dengan BUMDes yang aktif dan masyarakat yang kreatif, Desa Cijalingan siap menjadi desa mandiri yang mampu menyejahterakan warganya,” ujar salah satu perwakilan perangkat desa.
Desa Cijalingan adalah potret keberhasilan desa yang mampu menyeimbangkan potensi alam dan kreativitas manusianya. Dengan hasil panen bawang merah yang melimpah, industri sandal yang tetap eksis, serta statusnya sebagai bagian dari agrowisata unggulan, Cijalingan kini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Sukabumi untuk terus berinovasi demi kemajuan ekonomi lokal.
(MP)
