Sumenep – Seputar Jagat News. Kapal tanker pengangkut bahan bakar minyak (BBM) akhirnya tiba di Pelabuhan Batuguluk, Kepulauan Kangean, Kecamatan Arjasa, pada Selasa (7/4/2026). Kedatangan kapal ini disambut lega oleh masyarakat setelah beberapa hari terakhir mengalami kelangkaan BBM yang cukup parah.
Sebelumnya, krisis BBM di wilayah Kepulauan Kangean berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari sektor ekonomi hingga pendidikan yang sempat terhambat akibat sulitnya akses bahan bakar.
Dengan tibanya kapal tanker tersebut, diharapkan distribusi BBM dapat segera kembali normal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di wilayah kepulauan. Proses bongkar muat diperkirakan akan langsung dilakukan untuk mempercepat penyaluran ke sejumlah titik distribusi.
Kedatangan kapal tanker di Pelabuhan Batuguluk sendiri bukan kali pertama menjadi harapan masyarakat di tengah krisis energi. Sebelumnya, distribusi BBM sempat tersendat dan bahkan ada pasokan yang tidak sepenuhnya diperuntukkan bagi masyarakat umum.
Warga Kepulauan Kangean berharap momentum kedatangan kapal tanker kali ini benar-benar menjadi solusi atas kelangkaan BBM yang berkepanjangan. Mereka menginginkan distribusi dilakukan secara merata dan tepat sasaran tanpa adanya hambatan di lapangan.
Selain itu, masyarakat juga meminta kepada Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) agar turun langsung mengawal proses distribusi BBM. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah terjadinya penimbunan maupun permainan harga di tingkat pengecer.
“Kami berharap BBM benar-benar sampai ke masyarakat dan tidak terjadi kelangkaan lagi, apalagi harga tinggi yang sangat memberatkan,” ungkap salah satu warga setempat.
Pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran penting, di mana keterlambatan distribusi dan pengawasan yang lemah berdampak pada melonjaknya harga BBM di tingkat masyarakat.
Media akan terus memantau perkembangan di lapangan, termasuk proses distribusi BBM pasca kedatangan kapal tanker, guna memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi.
Dengan adanya perhatian serius dari semua pihak, masyarakat berharap krisis BBM di Kepulauan Kangean tidak kembali terulang dan stabilitas pasokan energi dapat terjaga ke depannya.
(M/Y)
