Lumajang — Seputar Jagat News, 24 September 2026. PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula (PG) Djatiroto menyalurkan sebanyak setengah ton atau 500 kilogram gula kristal putih dalam kegiatan bazar murah yang digelar di Makodim 0821/Lumajang, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aksi sosial sekaligus langkah untuk membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah harga pangan yang masih bergejolak. Bazar murah ini juga digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI pada 2026.
Dalam kegiatan tersebut, gula pasir dikemas secara praktis dalam ukuran 1 kilogram dan dijual kepada masyarakat dengan harga Rp15.500 per kilogram.
Harga tersebut berada di bawah harga pasaran gula di wilayah Lumajang yang saat ini berada di kisaran Rp17.500 per kilogram. Selisih harga tersebut membuat masyarakat dapat memperoleh gula dengan harga yang lebih terjangkau.
Assistant Manager PT SGN PG Djatiroto, Dicky Subandriyo, mengatakan penyediaan gula murah tersebut merupakan bentuk kolaborasi aktif antara PG Djatiroto dan jajaran Kodim 0821/Lumajang dalam upaya menjaga daya beli masyarakat.
“Kami menyiapkan 500 kilogram gula yang sudah dikemas per satu kilogram. Langkah ini bukan sekadar memeriahkan HUT TNI, melainkan misi utama kami adalah menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya gula, agar tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujar Dicky.
Antusiasme masyarakat Lumajang terhadap bazar murah tersebut cukup tinggi. Seluruh pasokan sebanyak 500 kilogram gula habis dibeli masyarakat dalam waktu singkat.
Untuk memastikan gula murah dapat dinikmati secara lebih merata sekaligus mencegah aksi borong, penyelenggara menerapkan batas maksimal pembelian sebanyak 3 kilogram untuk setiap orang.
Dicky menambahkan, keterlibatan PG Djatiroto dalam upaya membantu menekan laju inflasi daerah bukan kali pertama dilakukan.
Sepanjang Agustus 2026, PG Djatiroto tercatat telah menyalurkan pasokan gula murah di 13 titik kegiatan pasar murah. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi hingga Dinas Ketahanan Pangan setempat.
“Selama harga pasar masih bergejolak, kami siap terus berpartisipasi dalam setiap operasi pasar pemerintah. Harapan kami harga kebutuhan pokok tetap stabil dan keterjangkauan pangan masyarakat selalu terjaga,” pungkasnya.
(Ful)
