Jajaran Setwan DPRD Kota Sukabumi Turut Serta Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 di Bandung

Setwan DPRD Kota Sukabumi 696x307 1

SUKABUMISeputar Jagat News. Jajaran Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Setwan) Kota Sukabumi turut serta memeriahkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pelaksanaan kirab budaya dimulai dari kawasan Kiara Artha Park, melintasi Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, hingga berakhir di kawasan Gedung Sate, Kota Bandung, pada Sabtu (16/5/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Jawa Barat yang menyedot perhatian masyarakat di sepanjang jalur kirab.

Acara akbar tersebut mengusung tema “Sandiwara Sunda Sri Asih” yang menampilkan kekayaan budaya dan warisan tradisi Sunda dalam balutan pertunjukan seni dan parade budaya.

Daya tarik utama yang mencuri perhatian ribuan warga adalah hadirnya iring-iringan Kereta Kencana Ki Jagarasa yang membawa Mahkota Binokasih, mahkota emas pusaka peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran berkadar 18 karat yang terjamin keasliannya.

Atmosfer budaya Sunda terasa sangat kental selama pelaksanaan kirab berlangsung. Hal itu terlihat dari dominasi pakaian adat Sunda yang dikenakan peserta, lantunan musik tradisional yang mengiringi jalannya kirab, hingga parade berkuda yang menambah semarak suasana di pusat Kota Bandung.

Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Asep Koswara, menyampaikan bahwa kirab budaya tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi antardaerah sekaligus mengoptimalkan upaya pelestarian seni dan budaya tradisional Sunda.

Menurutnya, kegiatan yang diresmikan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 itu bukan sekadar parade budaya biasa, melainkan memiliki makna filosofis dan historis yang mendalam bagi masyarakat Sunda.

“Kirab ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk terus menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan relevan di tengah dinamika masyarakat modern,” ungkap Asep.

Asep juga menegaskan bahwa partisipasi aktif Setwan DPRD Kota Sukabumi merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung kebijakan pelestarian nilai-nilai lokal yang terus digelorakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Nilai-nilai budaya Sunda harus ditanamkan dan diwariskan secara konsisten kepada generasi muda agar eksistensinya tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa meskipun pelaksanaan kegiatan sempat diguyur hujan di beberapa titik lokasi, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta kirab budaya.

“Saya mengapresiasi terutama jajaran kepegawaian Setwan DPRD yang terus bersemangat. Antusiasme peserta lain dan warga membuat acara puncak Milangkala Tatar Sunda tetap meriah hingga larut malam,” imbuh Asep.

Rangkaian perayaan Milangkala Tatar Sunda 2026 kemudian ditutup secara resmi dengan pementasan drama musikal kolosal bertajuk “Pajajaran Gugat” di halaman Gedung Sate pada keesokan harinya. Penutupan tersebut menjadi puncak rangkaian kegiatan budaya yang sarat nilai sejarah, seni, dan semangat pelestarian budaya Sunda di Jawa Barat. (MP)

10 / 100 SEO Score

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *