SUKABUMI – Seputar Jagat News. Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri penandatanganan naskah perjanjian sekaligus berita acara serah terima hibah Barang Milik Negara (BMN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Oman Sahroni, Sekretariat Daerah Kabupaten Subang, Rabu (11/02/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPK RI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini merupakan agenda penyerahan hibah Barang Milik Negara kepada sejumlah pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi secara langsung menandatangani naskah perjanjian serta berita acara serah terima hibah BMN dari KPK RI untuk Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Adapun aset yang diterima Pemerintah Kabupaten Sukabumi berupa lahan seluas 1.409 meter persegi yang berlokasi di Kecamatan Sukaraja, dengan nilai perolehan sebesar Rp780.086.000. Lahan tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan fungsi pemerintahan di Kabupaten Sukabumi.
Selain Kabupaten Sukabumi, hibah BMN juga diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Kota Cimahi, Pemerintah Kota Sukabumi, hingga Pemerintah Kabupaten Kulonprogo. Prosesi penyerahan tersebut turut disaksikan oleh jajaran Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK serta Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.
Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK RI, Mungki Hadipratikno, menyampaikan bahwa penyerahan hibah ini merupakan upaya agar aset negara dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, hasil penanganan perkara harus dapat dinikmati kembali oleh rakyat melalui pengelolaan pemerintah daerah yang transparan. Ia juga mengingatkan seluruh daerah penerima agar segera mencatat aset tersebut ke dalam administrasi kekayaan daerah.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi berharap seluruh aset hibah yang telah diserahkan dapat benar-benar memberikan manfaat bagi kegiatan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa fungsi utama pejabat negara adalah memastikan seluruh layanan dapat dirasakan masyarakat.
“Mudah-mudahan ini menjadi pengingat kita, semoga pertemuan dengan KPK hari ini menjadi semakin kuat layanan pemerintah kita, semakin tertib perencanaan kegiatan kita, dan semakin berpihak pada kepentingan layanan publik,” pungkasnya. (MP)
