Warga Pulau Komerean Berbulan-bulan Gelap, Menanti Kepastian Listrik dari PLN

WhatsApp Image 2026 01 17 at 11.11.16 1

Sumenep — Seputar Jagat News. Warga Pulau Komerean, Desa Gowa-Gowa, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, hingga kini masih harus bertahan dalam kondisi gelap gulita. Pasalnya, pemadaman listrik total telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir tanpa adanya kepastian kapan aliran listrik akan kembali normal.

Kondisi tersebut menimbulkan keluhan dari masyarakat setempat. Warga mempertanyakan alasan terjadinya pemadaman total yang berkepanjangan, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari dan menunjang berbagai aktivitas masyarakat.

“Kenapa listrik di Pulau Komerean belum juga menyala sampai sekarang? Kami sangat berharap ada perhatian dari pihak berwenang,” ujar salah seorang warga setempat.

Keluhan serupa disampaikan Kepala Dusun Komerean, Moasir. Ia membenarkan bahwa pemadaman listrik telah terjadi sejak beberapa bulan lalu dan hingga kini belum ada kejelasan terkait perbaikan maupun waktu normalisasi pasokan listrik.

“Listrik di Dusun Komerean sudah padam cukup lama. Sampai sekarang belum ada kepastian kapan akan hidup kembali. Kami berharap sebelum bulan Ramadan, listrik sudah bisa menyala,” kata Moasir.

Ia menjelaskan, saat ini sebagian warga hanya mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber penerangan alternatif. Namun, sumber energi tersebut dinilai belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat secara optimal.

“PLTS tidak bisa diandalkan sepenuhnya karena tergantung pada sinar matahari. Untuk kebutuhan sederhana, seperti mengisi daya ponsel saja, warga sangat kesulitan,” jelasnya.

Keterbatasan akses listrik ini dinilai berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, mulai dari komunikasi, pendidikan anak, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. Warga berharap PT PLN dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi kelistrikan di Pulau Komerean.

Masyarakat menaruh harapan besar agar pihak terkait segera mengambil langkah konkret sehingga penerangan listrik di Pulau Komerean dapat kembali normal dan warga bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak, khususnya menjelang bulan suci Ramadan. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *