47 Kepala Desa di Sukabumi Peringati Hardesnas 2026, Bupati Tegaskan Desa Ujung Tombak Ekonomi Nasional

WhatsApp Image 2026 01 16 at 6.20.21 PM

Sukabumi – Seputar Jagat News. Sebanyak 47 kepala desa dari total 381 desa di Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Desa Nasional (Hardesnas) 2026 yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, para camat, perwakilan APDESI, Parade Nusantara, serta sejumlah lembaga kemasyarakatan desa.

Peringatan Hardesnas 2026 mengusung tema “Bangun Desa untuk Indonesia Emas 2045”, yang menegaskan peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menekankan bahwa paradigma pembangunan desa telah berubah. Desa kini tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan subjek sekaligus ujung tombak penggerak ekonomi nasional.

“Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Salah satu instrumen pentingnya adalah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” ujar Bupati.

Menurutnya, KDMP diharapkan menjadi wadah konsolidasi potensi ekonomi desa, mulai dari *pertanian, perikanan, UMKM, hingga distribusi dan pemasaran produk unggulan desa. Oleh karena itu, ia meminta para kepala desa dan jajaran terkait untuk terus mengawal percepatan pembangunan koperasi sebagai bentuk sinergi nyata demi kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Bupati juga mendorong lahirnya desa-desa inovatif di Kabupaten Sukabumi, yakni desa yang mampu membaca peluang, adaptif terhadap perubahan, serta kreatif dalam menjawab tantangan zaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi*, Ahmad Samsul Bahri, menyampaikan bahwa peringatan Hardesnas menjadi momentum penting untuk menegaskan posisi desa sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional.

“Desa hari ini bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai motor penggerak pembangunan negara,” tegasnya.

Ia menjelaskan, peringatan Hari Desa Nasional bertujuan meningkatkan kesadaran dan komitmen seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya pembangunan desa, memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa, serta mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Sebagai bagian dari rangkaian Hardesnas 2026, kegiatan gotong royong bakti desa telah dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi beberapa hari sebelumnya.

Pada tingkat nasional, peringatan Hari Desa Nasional 2026 dipusatkan di Boyolali, Jawa Tengah.

Menutup rangkaian acara, Bupati Sukabumi menyerahkan piagam penghargaan kepada puluhan desa berprestasi se-Kabupaten Sukabumi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan inovasi dalam pembangunan desa.

Sukma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *