Buka Kejurda Karate Piala Bupati Sukabumi III, Bupati Tekankan Pembentukan Karakter dan Sportivitas

611729448 1285006150327887 4790339511039345690 n
7 / 100 SEO Score

Sukabumi – Seputar Jagat News. Bupati Sukabumi H. Asep Japar secara resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Tournament dan Festival Karate Piala Bupati Sukabumi III se-Jawa Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di GOR Venue Tinju Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (10/1/2026).

Pembukaan kejuaraan berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi, Forkopimcam, jajaran Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jawa Barat dan Kabupaten Sukabumi, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sukabumi. Kejuaraan yang diselenggarakan oleh FORKI Kabupaten Sukabumi ini diikuti ratusan atlet karate dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan bahwa Kejurda Karate Piala Bupati Sukabumi III merupakan agenda penting dalam pembinaan dan pengembangan atlet, khususnya cabang olahraga karate di daerah. Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai wahana mempererat silaturahmi antar karateka di Jawa Barat.

“Kejuaraan ini tidak semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, dan persaudaraan di antara para atlet,” ujar Bupati.

Bupati juga berpesan kepada seluruh atlet agar menampilkan kemampuan terbaik, bertanding secara optimal, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play selama pertandingan berlangsung. Ia menekankan bahwa kemenangan harus diraih dengan cara terhormat, sementara kekalahan harus diterima dengan lapang dada.

“Persaingan hanya ada di arena pertandingan. Di luar arena, kita semua adalah saudara, bagian dari keluarga besar karate Indonesia,” tegasnya.

Selain kepada atlet, Bupati turut mengingatkan para wasit dan juri agar memimpin pertandingan secara profesional, objektif, dan adil sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia berharap kejuaraan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet karate potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Sementara itu, Ketua FORKI Kabupaten Sukabumi, H. M. Kamaludin Zen, menilai atlet-atlet karate di Sukabumi memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Ia optimistis FORKI Kabupaten Sukabumi akan terus membenahi manajemen pembinaan atlet, termasuk dukungan pembiayaan bagi perguruan dan dojo.

“Saat ini terdapat delapan dojo aktif di Kabupaten Sukabumi. Pada tahun 2026, kami fokus mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dengan target meraih medali emas, perak, maupun perunggu,” ungkapnya.

Kamaludin juga memberikan motivasi kepada para atlet agar bertanding dengan penuh semangat dan tidak mudah menyerah sepanjang kompetisi.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara, Budiarkah, menjelaskan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh delapan perguruan karate yang ada di Sukabumi, yakni BKC, Budokai, Gabdika, Gokasi, Inkai, Inkanas, Shokaido, dan Wadokai. Dojo-dojo tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Secara keseluruhan, Kejurda Karate Piala Bupati Sukabumi III diikuti oleh 608 atlet yang bertanding di 704 kelas. Panitia menyiapkan total hadiah pembinaan sebesar Rp29 juta. Rinciannya, Juara Umum I berhak mendapatkan Piala Bupati Sukabumi dan uang pembinaan Rp10 juta, Juara Umum II memperoleh Piala Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Sukabumi beserta uang pembinaan Rp7 juta, dan Juara Umum III mendapatkan Piala Ketua FORKI Kabupaten Sukabumi serta uang pembinaan Rp5 juta.

Selain itu, penghargaan Best of the Best Kumite Under 21 Putra disertai uang pembinaan sebesar Rp1 juta. Panitia juga memberikan uang pembinaan masing-masing Rp2,5 juta bagi dojo asal Kabupaten Sukabumi dan dojo dari luar Kabupaten Sukabumi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi bersama jajaran juga menyerahkan medali secara simbolis kepada para atlet pada sejumlah kategori, di antaranya Pra Usia Dini Kata Perorangan Putra dan Putri serta Usia Dini Kata Perorangan Putra dan Putri. (MP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *