JWI Sukabumi Raya Bongkar Dugaan Manipulasi Data Siswa, Desak KCD Disdik Wilayah V Bertindak Tegas

WhatsApp Image 2026 01 09 at 08.18.51
9 / 100 SEO Score

Sukabumi – Seputar Jagat News, 9 Januari 2026. Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Sukabumi Raya secara tegas mengungkap dugaan manipulasi data siswa yang disinyalir dilakukan oleh salah satu sekolah di bawah naungan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah V Sukabumi. Dugaan serius tersebut disampaikan dalam audiensi resmi bersama KCD Disdik Wilayah V Sukabumi, Kamis (8/1/2026).

Audiensi yang berlangsung terbuka itu diterima langsung oleh Kepala KCD Disdik Wilayah V Sukabumi, Lima Faudiamar, S.STP, yang menyatakan kesiapan institusinya untuk menindaklanjuti temuan tersebut sesuai ketentuan hukum dan administrasi yang berlaku.

Ketua JWI Sukabumi Raya, Lutfi Yahya, membeberkan adanya indikasi kuat ketidaksesuaian data jumlah peserta didik dan rombongan belajar (rombel) yang tercatat dalam sistem administrasi pendidikan dengan kondisi faktual di lapangan. Ketidaksesuaian tersebut dinilai bukan persoalan teknis semata, melainkan berpotensi berdampak pada alokasi anggaran, kebijakan pendidikan, hingga kredibilitas lembaga pendidikan itu sendiri.

“Manipulasi data, sekecil apa pun, adalah bentuk pengkhianatan terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas publik. Jika dibiarkan, praktik ini dapat mencederai keadilan dalam sistem pendidikan,” tegas Lutfi.

WhatsApp Image 2026 01 09 at 08.18.29

Menanggapi paparan tersebut, Kepala KCD Disdik Wilayah V Sukabumi menegaskan tidak akan mentolerir praktik manipulasi data dalam bentuk apa pun. Ia menyatakan akan segera membentuk tim investigasi khusus untuk melakukan verifikasi menyeluruh serta menelusuri kemungkinan pelanggaran administrasi maupun regulasi pendidikan.

“Saya akan menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan manipulasi data. Bila ditemukan anomali, seluruh pengawas akan diturunkan untuk melakukan pengecekan menyeluruh di sekolah binaannya. Sekolah yang tidak kooperatif akan kami rekomendasikan untuk diaudit Inspektorat,” ujarnya dengan nada tegas.

Dalam audiensi tersebut juga mengemuka persoalan lemahnya fungsi pengawasan akibat ketimpangan antara jumlah sekolah dengan jumlah pengawas di wilayah KCD Pendidikan Wilayah V Sukabumi. Kondisi ini dinilai membuka celah terjadinya penyimpangan administrasi dan menjadi alarm serius bagi sistem pengawasan pendidikan daerah.

JWI Sukabumi Raya menegaskan bahwa audiensi ini bukan sekadar penyampaian laporan, melainkan bentuk kontrol sosial dan komitmen pers dalam menjaga integritas dunia pendidikan. JWI juga menekankan pentingnya langkah konkret, bukan sekadar wacana, agar kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tidak semakin tergerus.

Ke depan, JWI Sukabumi Raya mendesak agar proses investigasi dilakukan secara transparan, independen, dan akuntabel, serta hasilnya disampaikan secara terbuka kepada publik. Momentum ini diharapkan menjadi titik balik evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan pengawasan pendidikan di Sukabumi, demi terciptanya sistem pendidikan yang bersih, jujur, dan berkeadilan.

(Sukma)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *