Bandung – Seputar Jagat News, 5 Januari 2026. Lingkung Seni Wayang Golek (LSWG) Putra Giriharja 3 kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kelompok seni yang dipimpin oleh Ki Dalang H. Dadan Sunandar Sunarya ini menerima apresiasi dan penghargaan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Barat atas konsistensinya menghadirkan pagelaran wayang golek yang mengusung konsep akulturasi etnis tanpa meninggalkan nilai moral dan identitas lokal.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah pagelaran wayang golek yang berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Kepala Disbudpar Jawa Barat, Dr. Iendra Sofyan, ST., para seniman, budayawan, serta simpatisan seni budaya dari berbagai daerah di Jawa Barat, Sabtu (3/1/2026).
Ki Dalang H. Dadan Sunandar Sunarya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ia menegaskan bahwa setiap inovasi dalam seni tradisi harus tetap berpijak pada nilai luhur.
“Segala inovasi dan kreasi harus mengedepankan azas moral, keindahan, dan kebenaran,” ujarnya.
Pagelaran wayang golek dengan lakon “Kumbakarna Gugur” tersebut berhasil menyedot perhatian ribuan penonton dari berbagai wilayah. Suasana semakin semarak dengan kehadiran seniman hiburan nasional Kang Sule dan Kang Anton Abok, yang turut memeriahkan acara.
Acara ini dinilai sebagai bentuk upaya serius dalam mengolah tradisi menjadi ruang dialog budaya yang dinamis, inklusif, namun tetap beretika. Wayang golek tidak hanya ditampilkan sebagai tontonan, tetapi juga sebagai tuntunan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Antusiasme penonton datang dari berbagai daerah. Kang Uje Gemoy bersama Bapa Robby dari Karawang mengaku bangga dapat menyaksikan langsung pagelaran tersebut.
“Kami berangkat dengan lima kendaraan sebagai perwakilan dari berbagai komunitas pencinta wayang golek,” ungkap mereka.

Sementara itu, Bos Datuk dari Cikarang, Bekasi, turut mengapresiasi fasilitas Gedung YPK yang dinilai nyaman dan tertata dengan baik.
“Kami datang sejak sore hari dan sudah dipersilakan masuk meski acara baru dimulai malam. Pengelola sangat ramah,” katanya.
Baraya Ngampar Jawa Barat yang dipimpin Kang Saprol dari Subang juga menyampaikan kebahagiaannya dapat bersilaturahmi dengan para pecinta seni budaya lintas daerah.
“Kalau tidak dibatasi, mungkin rombongan kami lebih banyak lagi, karena antusiasme sangat tinggi,” ujarnya.
Di akhir acara, Kang Endik selaku official Putra Giriharja 3 menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan sukses. Terima kasih atas dukungan semua pihak dan para penonton yang hadir,” tuturnya.
Apresiasi dari Disbudpar Jawa Barat ini diharapkan menjadi motivasi bagi Putra Giriharja 3 sekaligus menjadi inspirasi bagi para seniman dan komunitas budaya lainnya untuk terus mengembangkan, melestarikan, dan memajukan seni tradisi wayang golek di tengah arus modernisasi.
(Sukma)





